Kajian Keilmuan & Humaniora Senat UIN Raden Mas Said Surakarta
Yogyakarta, 3–4 November 2025
Senat UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan Kajian Keilmuan & Humaniora pada 3–4 November 2025 di Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan para Guru Besar dan akademisi yang merupakan anggota Senat untuk membahas isu-isu strategis dalam penguatan mutu pendidikan tinggi dan tata kelola kelembagaan.
Forum ini mengulas berbagai tema penting yang relevan dengan arah pengembangan perguruan tinggi, di antaranya:
Senat menyoroti pentingnya penyelarasan visi glokalisasi dalam pengembangan akademik dan tata kelola universitas. Penguatan visi ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan lokal dengan standar global (glokal).
Guru Besar didorong untuk memainkan peran strategis melalui riset, publikasi, pembinaan akademik, serta kontribusi pada pusat studi dan pengembangan keilmuan. Pemberdayaan ini juga meliputi peningkatan partisipasi dalam penelitian kolaboratif.
Forum mengidentifikasi peluang pendanaan riset dari berbagai sumber, baik internal maupun eksternal, serta pentingnya pendampingan penelitian agar semakin banyak hasil riset yang berkualitas dan berdampak.
Senat didorong untuk semakin aktif dalam merumuskan kebijakan akademik, melakukan pengawasan mutu, serta memastikan keberlanjutan tata kelola yang efektif, profesional, dan akuntabel.
Untuk memperkaya perspektif, kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai perguruan tinggi lain. Kehadiran mereka memberikan wawasan komparatif terkait praktik baik (best practices) dalam tata kelola senat, pemberdayaan Guru Besar, dan manajemen akademik.
Pertemuan ini merupakan bagian dari komitmen Senat UIN Raden Mas Said Surakarta dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Melalui kajian, diskusi, dan berbagi pengalaman antarsesama perguruan tinggi, Senat berharap dapat memperkuat peran strategisnya dalam membangun UIN RMS yang unggul, humanis, dan berdaya saing.
Pelantikan Pejabat Administratif dan Pimpinan Program Studi UIN Raden Mas Said Surakarta
1 bulan yang lalu - Umum