
Dalam rangka memperkuat tata kelola sumber daya manusia dan memetakan potensi aparatur, UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Asesmen Potensi dan Kompetensi Tenaga Kependidikan Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 14–16 Oktober 2025 di Aula Pascasarjana ini, diikuti oleh 24 tenaga kependidikan dari berbagai unit kerja sebagai langkah awal menuju pengembangan karir yang lebih terarah dan profesional.
Sebanyak 24 tenaga kependidikan dari berbagai unit kerja mengikuti asesmen ini dengan antusias. Kegiatan diawali dengan seremonial pembukaan yang dibuka oleh Ketua Tim Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum (OKH), Dr. Hj. Wahyu Sukamti, M.E.Sy. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memetakan potensi dan kompetensi tenaga kependidikan, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar bagi pengembangan karir dan peningkatan profesionalisme pegawai di masa mendatang.
“Melalui asesmen ini, kita ingin setiap tenaga kependidikan memahami kapasitas dan potensi dirinya secara objektif. Hasil asesmen akan menjadi pijakan dalam pembinaan dan pengembangan karir ke depan,” ungkap Dr. Wahyu Sukamti.
Acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Raden Lukman Fauroni, S.Ag., M.Ag. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi terselenggaranya kegiatan asesmen ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas dan profesionalitas tenaga kependidikan.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena menjadi ruang bagi tenaga kependidikan untuk mengenali potensi diri, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat kinerja lembaga secara keseluruhan,” tutur Dr. Lukman Fauroni.
Setelah sesi pembukaan, asesmen dilaksanakan dengan bimbingan tim asesor dari Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI dan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU Tulungagung). Setiap peserta mengikuti tiga tahapan asesmen, yaitu tes psikotes, analisis kasus, dan wawancara, dengan menggunakan laptop.
Tahap awal dilakukan secara klasikal di satu ruangan, meliputi psikotes, analisis kasus, dan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH). Selanjutnya, sesi wawancara dilaksanakan secara individual antara peserta dan asesor untuk menggali lebih dalam potensi, motivasi, serta kesiapan pengembangan karir masing-masing tenaga kependidikan.
Dengan terselenggaranya asesmen potensi dan kompetensi ini, diharapkan seluruh tenaga kependidikan dapat mengoptimalkan potensi diri, meningkatkan kinerja, serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan profesional di UIN Raden Mas Said Surakarta.
.
Pelantikan Pejabat Administratif dan Pimpinan Program Studi UIN Raden Mas Said Surakarta
1 bulan yang lalu - Umum