Loading...

UIN Surakarta Perkuat Tata Kelola Administrasi Melalui Reviu Menyeluruh Standar Operasional Prosedur (SOP)

Diterbitkan pada
19 November 2025 17:00 WIB

Baca

UIN Raden Mas Said Surakarta Perkuat Tata Kelola Administrasi Melalui Reviu Menyeluruh Standar Operasional Prosedur (SOP)

Surakarta, 19 November 2025

UIN Raden Mas Said Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola administrasi. Melalui Tim Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum (OKH), kampus menggelar kegiatan Reviu Menyeluruh Standar Operasional Prosedur (SOP) pada Rabu, 19 November 2025, bertempat di Aula Rektorat Lantai 3.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan unit-unit kerja terkait dan menghadirkan narasumber ahli, Dr. Sukrul Hamdi, M.Pd., dari Lembaga Penjamin Mutu Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kehadiran narasumber memberikan perspektif mendalam agar penyusunan SOP tidak hanya sesuai regulasi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pengelolaan layanan modern.


Penajaman Prinsip Efektif, Efisien, dan Terukur

Dalam pemaparan materi, Dr. Sukrul Hamdi menekankan bahwa SOP ideal harus memenuhi delapan prinsip utama, di antaranya efisiensi, efektivitas, keterukuran (measurable), serta mampu beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan organisasi.

Mengacu pada PermenPAN-RB No. 35 Tahun 2012, narasumber mengingatkan bahwa setiap SOP wajib memuat sepuluh komponen minimal, seperti tujuan, dasar hukum, pihak terkait, hingga bagan alir prosedur (flowchart).

Beberapa fokus reviu antara lain:

1. Penyelarasan Dasar Hukum

Dasar hukum dalam SOP harus mengikuti hierarki peraturan perundang-undangan secara tepat, mulai dari peraturan umum hingga Keputusan Rektor sebagai level paling khusus.

2. Penyempurnaan Bagan Alir Prosedur

Bagan alir perlu dirancang lebih jelas untuk meminimalisir ambiguitas, terutama pada titik pengambilan keputusan. Simbol keputusan harus menjelaskan alur ketika permohonan disetujui maupun ketika ditolak.

3. Konsistensi Jabatan Pelaksana

Seluruh jabatan pelaksana dalam SOP harus disesuaikan dengan nomenklatur struktural dan fungsional terbaru di UIN Raden Mas Said Surakarta.


Penguatan Layanan dan Integrasi Sistem Informasi

Selain aspek legal dan teknis, pembahasan juga menyoroti pentingnya orientasi pengguna (user-oriented) sebagai dasar penyusunan SOP. Dr. Sukrul memberi contoh integrasi antara SOP dan sistem informasi, misalnya kewajiban mengunggah laporan perjalanan dinas sebelum pengajuan surat tugas baru diproses. Mekanisme ini memastikan akuntabilitas layanan berjalan optimal.

Tim OKH menegaskan bahwa hasil reviu ini akan ditindaklanjuti dalam proses finalisasi dokumen SOP di seluruh unit kerja. Reviu ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola administrasi kampus yang modern, transparan, efektif, dan akuntabel.